Minggu, 15 November 2015

Jenis dan Gejala Penyakit Maag

Jenis Maag
Secara garis besar, ada 2 jenis penyakit maag, yakni:
  • Gastritis Akut
    • Penyakit maag akut adalah inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) akut dari lambung, dan biasanya terbatas hanya pada muklosa. Penyakit maag akut dapat terjadi tanpa diketahui penyebabnya.
  • Gastritits Kronis
    • Lambung penderita penyakit maag kronis mungkin mengalami inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) kronis dari tipe gangguan tertentu, yang menyebabkan gastritis dari tipe yang spesifik yaitu gastritis kronisa.
Jenis penyakit maag yang dilihat berdasarkan tingkat keparahan, dibedakan menjadi:
  • Maag ringan
    • Maag ringan masih tergolong tahap ringan dimana biasanya setiap orang sudah berada di tahap ini, jika dilakukan pemeriksaan akan terlihat asam lambung berlebih di bagian dinding.
  • Maag sedang
    • Maag pada tahap ini sudah menyebabkan nyeri, sakit dan mual yang menyakitkan.
  • Maag kronis
    • Maag kronis adalah maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag biasa.
  • Kanker lambung
    • Kanker lambung terjadi akibat mikroorganisme yang merugikan, yaitu Helycobacter pylori
Penyakit maag pada dasarnya menjadi 2 bagian yaitu penyakit maag akut dan penyakit maag kronis. Penyakit maag terjadi karena beberapa kondisi kesehatan yang tidak baik. Yang sering sekali terjadi dan kerap ditemui adalah peradangan pada lambung muncul akibat dari bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri yang juga dikenal sebagai baketri yang bisa memicu borok pada lambung. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri disebut sebagai maag kronis. Perlu diketahui, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori bisa sangat membahayakan. Pengobatan penyakit maag kronis tidak bisa dianggap sepele sama sekali karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung.
Selain penyakit maag kronis, penyakit maag akut juga merupakan penyakit yang paling banyak di dapati. Penyebab penyakit maag akut terjadi kerena disebabkan oleh faktor stress, pemakaian zat-zat kimia tertentu, konsumsi minuman keras, serta kebiasaan menyantap makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam. Ketika seseorang mengalami stres, akan muncul perangsangan saraf simpatis NV atau nervus vagus, yang serta akan meningkatkan produksi asam klorida (HCI) di dalam lambung. Naiknya produksi asam klorida di dalam lubang akan menyebabkan rasa mual, muntah-muntah dan juga anoreksia. Namun, penyakit maag akut bisa diobati dengan cara merubah gaya hidup sehat dan menjadi lebih baik.

Berikut gejala-gejala yang terdapat pada penderita penyakit maag, diantaranya :
1. Rasa nyeri di perut dan perut terasa seperti terbakar
2. Perut terasa kembung dan selalu terus bersendawa
3. Terasa mual dan ingin muntah
4. Kurangnya nafsu makan
5. Selalu cegukan
6. Diare

Penyakit Maag Kronis Parah adalah penyakit maag yang lebih  parah daripada biasanya bahkan akan dapat menyebabkan penderita akan mengalami penurunan berat badan secara drastis serta pada khasus yag sudah sangat parah akan dapat membuat si penderita muntah darah .
Penyakit Maag Kronis Parah biasanya sering disebut syndrom Dispepsia yang merupakan penyakit yang biasanya yang tidak boleh dianggap remeh. Maka kemungkinan nya akan dapat menghasilkan penyembuhan maag kronis sangat sulit. Karena penyembuhan maag kronis parah tidak bisa disembuhkan secara total.

Gejala Penyakit Maag Kronis Parah adalah :
  1. Akan merasakan rasa sakit pada lambung serta ulu hati
  2. Jika telat makan, maka perut akan terasa kembung
  3. Perut akan menjadi sakit setelah makan
  4. Akan merasa mual sehingga menyebabkan muntah-muntah.
  5. Sendawa dalam keadaan lapar
  6. Nafsu makan yang berkurang, wajah yang terlihat lebih pucat, keringat dingin dan kepala terasa pusing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar